Alibaba dan Tencent Kolaborasi, Bangun AI Versi China

Ocky Satria · 27 Feb 8.7K Views

Alibaba Group Holding Ltd. mengambil peran utama dalam putaran pendanaan terbesar untuk startup kecerdasan buatan (AI) di Tiongkok. Ini merupakan bagian dari serangkaian investasi besar yang menunjukkan kembali komitmen Alibaba untuk menggerakkan modalnya dalam mengejar pertumbuhan perusahaan. Melansir dari Finance Yahoo (27/2), Alibaba disebutkan bergabung dengan Tencent Holdings Ltd. dan perusahaan-perusahaan di Silicon Valley, termasuk Microsoft Corp., untuk memimpin putaran pendanaan sebesar $1 miliar di Moonshot AI.

Moonshot AI, didirikan pada Maret 2023, adalah salah satu startup terkemuka yang fokus pada pengembangan kecerdasan buatan generatif di Tiongkok. Startup ini berharap bisa bersaing dengan pemain besar seperti OpenAI dan Google. Mereka meluncurkan chatbot Kimi pada bulan November tahun lalu dan telah meluncurkan platform untuk pengembang guna membangun aplikasi AI berbasis model mereka. Dengan dukungan dari Alibaba, Tencent, dan Monolith Management, Moonshot AI berhasil meningkatkan penilaian perusahaannya delapan kali lipat menjadi sekitar $2,5 miliar, dari penilaian awal sebesar $300 juta saat mendapatkan pendanaan awal.

Pendanaan ini melibatkan sejumlah pihak, termasuk Meituan, cabang investasi raksasa pengiriman makanan, dan Hongshan (sebelumnya dikenal sebagai Sequoia China). Meskipun rincian pendanaan belum diungkap secara resmi, para pihak terlibat menegaskan partisipasi mereka. Monolith Management mengkonfirmasi keikutsertaannya di babak terakhir, sedangkan perwakilan Alibaba belum memberikan tanggapan.

Alibaba, yang dipimpin oleh Joseph Tsai dan Eddie Wu, tengah berusaha membalikkan keadaan perusahaan yang merosot karena pengawasan peraturan selama dua tahun dan penurunan ekonomi. Untuk mencapai hal ini, Alibaba mengalokasikan investasi pada teknologi inovatif seperti AI, serta mengelola pemisahan multi-arah yang kompleks untuk meningkatkan lini bisnis, mulai dari cloud hingga logistik. Joseph Tsai menyatakan bahwa unit cloud Alibaba saat ini menampung setengah dari perusahaan AI generatif di Tiongkok dan melayani sekitar 80% perusahaan teknologi di negara tersebut.

Meskipun Alibaba memasuki arena yang semakin ramai dengan pesaing, seperti Baichuan dan Zhipu, mereka tetap optimis dengan potensi pertumbuhan di sektor ini. Aktivitas investasi dalam bidang kecerdasan buatan terus meningkat di Tiongkok, dengan startup-startup AI lainnya seperti Baichuan dan Zhipu juga berhasil mengumpulkan dana dari investor.

Namun, ada kekhawatiran terkait sanksi AS yang melarang perusahaan Tiongkok membeli chip Nvidia Corp., yang merupakan kekuatan utama dalam melatih dan menjalankan model AI. Sanksi ini telah menjadi bagian dari tegangan geopolitik yang kompleks antara Tiongkok dan AS terkait dengan teknologi AI yang memiliki aplikasi strategis dan militer.

Alibaba sebelumnya juga berpartisipasi dalam pendanaan untuk Zhipu pada tahun 2023, menunjukkan keterlibatannya dalam mendukung startup AI di Tiongkok. Perusahaan ini berupaya menghidupkan kembali bisnis cloud-nya dan mengintegrasikan kecerdasan buatan, seperti model internal Tongyi Qianwen, di seluruh aspek bisnisnya, termasuk sektor hiburan. Dengan langkah-langkah ini, Alibaba terus berusaha untuk memainkan peran kunci dalam perkembangan dan pertumbuhan industri kecerdasan buatan di Tiongkok.


Dapatkan berita terbaru setiap harinya terkait analisa market, berita trading terupdate, serta analisis teknikal yang andal. DCFX #TheSuperApp dilengkapi dengan fitur lengkap dengan 70+ instrumen global. Jadi, Segera download aplikasinya dan trading sekarang!

Affected Trading Instrument

*Risk Disclaimer: The content above represents only the views of the author. It does not represent any views or positions of DCFX and does not mean that DCFX agrees with its statement or description, nor does it constitute any investment advice. For all actions taken by visitors based on information provided by the DCFX, DCFX does not assume any form of liability unless otherwise expressly promised in writing.

Recommend