Emas Turun karena Dolar AS dan Imbal Hasil Treasury Pulih
inforexnews · 17 Jun 2022 1.9K Views

Emas turun pada Jumat pagi di Asia, karena dolar AS dan imbal hasil Treasury AS menguat kembali setelah penurunan selama sesi sebelumnya.

Emas berjangka turun 0,17% menjadi $1,847,05 pada pukul 23:22 ET (3:22 ​​GMT). Dolar, yang biasanya bergerak berbanding terbalik dengan emas, naik pada Jumat pagi.

Patokan imbal hasil Treasury AS 10-tahun menguat setelah penurunan tajam pada hari Kamis, mengurangi permintaan untuk emas batangan yang tidak memberikan imbal hasil.

Bank of Japan (BOJ) pada hari Jumat memutuskan untuk mempertahankan kebijakan yang sangat longgar meskipun inflasi meningkat sementara bank sentral global mengambil kebijakan moneter yang ketat.

Federal Reserve AS pada hari Rabu menyampaikan kenaikan suku bunga terbesar sejak 1994. Bank Nasional Swiss juga secara tak terduga menaikkan suku bunga sebesar 50 basis poin pada hari Kamis, sementara Bank of England menaikkan suku bunganya menjadi 1,25% pada hari yang sama.

Dalam logam mulia lainnya, Perak, Platinum, dan Paladium.

Di sisi lain, harga minyak melemah pada hari Jumat karena kekhawatiran permintaan muncul menyusul kenaikan suku bunga dalam seminggu, meskipun sanksi baru terhadap Iran membatasi penurunan.

Minyak mentah berjangka Brent turun 47 sen, atau 0,4%, menjadi $ 119,34 per barel, sementara minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS turun menjadi $ 117,02 per barel, turun 57 sen, atau 0,5%.

Jika kerugian bertahan sepanjang hari, minyak mentah berjangka Brent akan mencatat penurunan mingguan pertama dalam lima minggu, sementara minyak mentah berjangka AS akan mengalami penurunan pertama dalam delapan minggu.

“Kenaikan suku bunga bank sentral menekan harga minyak, meskipun pasokan terus berlangsung ketat,” kata Tina Teng, seorang analis di CMC Markets.

Affected Trading Instrument

*Risk Disclaimer: The content above represents only the views of the author. It does not represent any views or positions of DCFX and does not mean that DCFX agrees with its statement or description, nor does it constitute any investment advice. For all actions taken by visitors based on information provided by the DCFX, DCFX does not assume any form of liability unless otherwise expressly promised in writing.

Recommend

Syarat Memiliki Saham Contract for Difference (CFD): Panduan Lengkap

Jordan Junior · 10h 4.7K Views

Gubernur BoE Bailey: Akan Amati Dengan Cermat untuk Melihat Apakah Perlu Kenaikan Suku Bunga Lebih Lanjut

FXStreet · 10h 4.5K Views

Pemasok Apple di China Siap Memproduksi Tiga Seri iPhone 15

Kontan · 10h 4.5K Views

EUR/USD Masih di Bawah Tekanan Jual di Dekat 1,0650, Investor Menunggu IMP Zona Euro dan AS

FXStreet · 10h 5.1K Views

Prakiraan Harga Emas: XAU/USD Naik Moderat di Dekat $1.925, Fed yang Hawkish Membatasi Kenaikan

FXStreet · 10h 10.2K Views

USDJPY di Bawah Tekanan Efek Imbal Hasil Treasury AS yang Mencapai Puncak

Andrew Fischer · 11h 9.6K Views

Harga Saham Minyak Tidak Secemerlang Komoditasnya

Nicolas Noviyanto · 11h 4K Views

Rupiah Macet di Rp15.375 saat Mayoritas Mata Uang Asia Perkasa

CNN Indonesia · 11h 4.9K Views

Ternyata Ini! 10 Negara dengan Suku Bunga Tertinggi di Dunia

Ocky Satria · 11h 4.4K Views

DCFX Picks: Naikknya Suku Bunga hingga Anjloknya Saham Disney

DCFX · 13h 15.2K Views

EUR Kemungkinan akan Sedikit Terapresiasi Terhadap USD Menuju Akhir Tahun – Commerzbank

FXStreet · 14h 1.1K Views