Harga Emas Turun, Investor Cermati Penguatan Data Ekonomi AS
Bisnis · 28 Jun 2022 374 Views

Bisnis.com, JAKARTA - Harga emas tergelincir pada akhir perdagangan Senin (27/6/2022) waktu setempat, berbalik melemah dari keuntungan akhir pekan lalu, tertekan oleh data ekonomi AS yang lebih baik dari perkiraan.

Mengutip Antara, Selasa (28/6/2022), kontrak harga emas paling aktif untuk pengiriman Agustus di divisi Comex New York Exchange, jatuh US$5,5 atau 0,3 persen, menjadi ditutup pada US$1.824,80 per ounce. Harga emas berjangka turun 0,6 persen pekan lalu.

Harga emas berjangka terdongkrak 50 sen atau 0,03 persen menjadi US$1.830,30 pada Jumat (24/6/2022), setelah tergelincir US$8,6 atau 0,47 persen menjadi US$1.829,80 pada Kamis (23/6/2022), dan turun tipis US$0,4 atau 0,02 persen menjadi US$1.838,40 pada Rabu (22/6/2022).

Departemen Perdagangan AS melaporkan pada Senin (27/6/2022) bahwa pesanan barang tahan lama AS naik 0,7 persen pada Mei 2022, kenaikan ketujuh dalam delapan bulan terakhir dan lebih baik dari perkiraan untuk kenaikan 0,1 persen.

Sementara itu, National Association of Realtors melaporkan bahwa penjualan rumah yang tertunda di AS memecahkan penurunan enam bulan dengan sedikit kenaikan 0,7 persen pada Mei 2022.

Presiden AS Joe Biden men-tweet pada Minggu (26/6/2022) bahwa Kelompok Tujuh (G7) akan melarang impor emas Rusia. Analis pasar berpendapat bahwa karena emas Rusia telah dilarang diperdagangkan di London oleh London Bullion Market Association, larangan G7 sebagian besar akan bersifat simbolis.

Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Juli naik 4,30 sen atau 0,2 persen, menjadi ditutup pada US$21,168 per ounce. Platinum untuk pengiriman Juli naik 40 sen atau 0,04 persen, menjadi ditutup pada US$904,10 per ounce.

Recommend