Nilai wajar emas di kisaran $1.800

Fxco · 04 Jul 2022 5.1K Views

Nilai wajar emas di kisaran $1.800

Survei emas mingguan menunjukkan bahwa sentimen di kalangan analis Wall Street dan investor Main Street relatif netral.

David Madden, analis pasar di Equiti Capital, mengatakan bahwa nilai wajar (fair value) emas dalam jangka pendek adalah $1.800 per ounce. Karena pasar tetap terjebak, karena kenaikan suku bunga berkontribusi pada pertumbuhan dolar AS, tapi juga menciptakan volatilitas lebih dalam bursa-bursa saham.

Nilai wajar emas di kisaran $1.800

Terlepas dari awal paruh kedua tahun 2022 yang suram, emas terus unggul dari pasar saham. Indeks S&P 500 mengakhiri paruh pertama dengan turun 20%, semester terburuk sejak 1970an.

Pekan lalu, 16 analis Wall Street ambil bagian dalam survei emas. Di kalangan peserta, lima analis, atau 31%, berpandangan bullish pada emas dalam jangka pendek. Pada waktu yang sama, tujuh analis, atau 44%, bearish, sementara empat analis, atau 25%, netral.

Dalam poling secara online pada Main Street, terkumpul 612 suara. Dari jumlah suara itu, 253 responden atau 41% mengharapkan harga emas naik pekan ini. 233 suara atau 38%, mengumumkan penurunan, sementara 126 suara atau 21%, netral dalam jangka pendek.

Nilai wajar emas di kisaran $1.800

Meskipun sentimen di kalangan investor ritel tetap di titik terendah multi tahun, level partisipasi tetap sama. Para analis melihat bahwa sementara harga berkonsolidasi, minat investor pada emas akhir-akhir ini menurun.

Menurut sebagian analis, harga emas akan terus turun karena Federal Reserve memimpin kampanye global untuk menaikkan suku bunga. Bank Sentral AS itu diharapkan akan menaikkan suku bunga 75 poin pada akhir bulan ini.

Tapi Federal Reserve bukanlah satu-satunya bank sentral yang ingin mengetatkan kebijakan moenternya. Ekspektasi meningkat untuk ECB menaikkan suku bunga pada bulan Juli sementara inflasi terus meningkat. Pada hari Jumat, data awal menunjukkan bahwa inflasi Eropa naik 8,6% tahun ke tahun pada bulan Juni, dibandingkan dengan 8,1% pada bulan Mei.

Namun, analis lain menunjukkan bahwa semua bank sentral menghadapi dilema yang sama ketika pertumbuhan melambat, dengan mencoba untuk menaikkan suku bunga.

Adrian Day, presiden Adrian Day Asset Management, mengatakan emas saat ini dalam keadaan oversold dan berpeluang rebound.

Marc Chandler, kepala strategi pasar di Bannockburn Global Forex, juga mengatakan ia juga mengharapkan rebound dalam emas, tapi ia tidak begitu optimis mengenai logam mulia itu.

Affected Trading Instrument

*Risk Disclaimer: The content above represents only the views of the author. It does not represent any views or positions of DCFX and does not mean that DCFX agrees with its statement or description, nor does it constitute any investment advice. For all actions taken by visitors based on information provided by the DCFX, DCFX does not assume any form of liability unless otherwise expressly promised in writing.

Recommend