Pulihnya Sektor Wisata Genjot Laba Visa dan Mastercard
DCFX · 27 Jan 11.4K Views
Pulihnya Sektor Wisata Genjot Laba Visa dan Mastercard

Berikut ringkasan laporan keuangan dua raksasa kartu kredit, Mastercard dan Visa.

Visa

Laporan keuangan kuartal pertama Visa melampaui ekspektasi Wall Street. Keuntungan per saham mencapai $2,18 vs $2,01 perkiraan, dan pendapatan mencapai $7,9 miliar vs $7,7 miliar perkiraan.

Pendapatan naik 12% dari tahun sebelumnya berkat peningkatan 22% dalam pembelanjaan pemegang kartu di luar negeri dan lonjakan 10% dalam jumlah transaksi yang diproses. Keuntungan non-GAAP meningkat sebesar 17%.

Perusahaan mengembalikan $4 miliar kepada pemegang saham selama kuartal tersebut dalam bentuk pembelian kembali dan dividen. Manajemen optimis bahwa peningkatan dapat berlanjut.

Alfred Kelly, kepala eksekutif Visa yang akan turun jabatan, mengatakan bahwa perusahaan memiliki strategi yang tepat untuk berinvestasi dan memanfaatkan peluang di masa mendatang di seluruh pembayaran konsumen. Alfred akan digantikan Ryan McInerney pada 1 Februari.

Analis mempertahankan peringkat hold untuk saham Visa, sementara konsensus analis adalah moderate buy. Konsensus proyeksi EPS untuk kuartal mendatang adalah $1,95 dengan pendapatan $7,62 miliar dan $8,30 dengan pendapatan $31,8 miliar untuk tahun fiskal berikut.



Saham Visa naik sekitar 8,3% sejak awal tahun, vs kenaikan 4,6% untuk S&P 500.

Mastercard

Mastercard melaporkan pendapatan yang melampaui perkiraan karena pembukaan kembali China. Laba per saham mencapai $2,65 untuk kuartal keempat, vs $2,57 perkiraan. Pendapatan naik 17% menjadi $5,8 miliar.

Peningkatan ini antara lain karena Mastercard lebih kuat di Asia ketimbang saingannya Visa, terutama ketika China mulai membuka perbatasannya setelah tiga tahun lockdown akibat Covid-19.

Michael Miebach, CEO Mastercard mengatakan walau ketidakpastian makroekonomi dan geopolitik berlanjut, belanja konsumen terbukti tangguh. Michael menambahkan bahwa perusahaan sangat siap dalam menyesuaikan profil investasi jika diperlukan.

Para analis umumnya optimis tentang prospek perusahaan dalam jangka panjang, terutama karena komentar perusahaan tentang tren pengeluaran sejauh ini.

Analis J.P. Morgan Chase mengatakan tren Januari hingga saat ini stabil hingga kuartal 4, karena tren konsumen yang terus bertahan. Analis Wolfe Research mengatakan bahwa kedua raksasa kartu kredit, MA dan Visa, termasuk perusahaan terpilih yang memiliki potensi kenaikan dan peningkatan sepanjang tahun 2023, karena faktor ketahanan mereka.

Pembaca yang berminat trading saham perusahaan kartu kredit Amerika, DCFX adalah salah satu platform trading dengan fitur yang lengkap, aman dan terpercaya. Selain itu, untuk member baru, DCFX menawarkan Welcome Bonus senilai Rp 300.000. Sebagai informasi, DCFX #TheSuperApp dapat diunduh melalui AppStore dan PlayStore. Trading cepat, mudah dan aman di manapun dan kapanpun, semua ada untuk Anda.

Terima kasih telah membaca artikel ini. Ikuti berbagai berita lainnya terkait investasi dan trading hanya di DCFX. Sungguh informatif pembaca yang meneruskan artikel ini!

Affected Trading Instrument

*Risk Disclaimer: The content above represents only the views of the author. It does not represent any views or positions of DCFX and does not mean that DCFX agrees with its statement or description, nor does it constitute any investment advice. For all actions taken by visitors based on information provided by the DCFX, DCFX does not assume any form of liability unless otherwise expressly promised in writing.

Recommend