Harga Emas Antam Hari Ini: Naik Sih, Awas Bisa Turun Lagi!

CNBC Indonesia · 14 Jul 2022 790 Views

Jakarta, CNBC Indonesia - Harga emas Logam Mulia milik PT Aneka Tambang (Persero) Tbk naik pada perdagangan hari ini. Harga Logam Mulia bertambah Rp 3.000 menjadi Rp 976.000/gram.

Sementara harga buyback (harga yang digunakan ketika menjual emas kembali) pun naik Rp 1.000/gram menjadi Rp 834.000/gram.

"Harga jual kembali adalah sama untuk semua pecahan dan tahun produksi. Untuk transaksi buyback silakan menghubungi Butik Emas LM terdekat dengan jam layanan pada hari kerja Senin-Jumat. Pembayaran dilakukan secara transfer pada H+2 s/d H+3 (hari kerja). Jika kemasan rusak atau hilang dikenakan potongan sesuai dengan syarat dan ketentuan yang berlaku," jelas keterangan di situs Antam.

Harga emas Antam yang menguat saat harga emas dunia naik dari posisi terendah dalam sembilan bulan. Pada Rabu (13/7/2022) harga emas dunia di pasar spot tercatat US$ 1.735,23/troy ons, naik 0,55% dibandingkan harga penutupan kemarin.

Dollar Index (yang mengukur greenback dibandingkan enam mata uang utama) kemarin melandai menjadi sentimen positif bagi emas. Sebab logam mulia yang dibanderol dengan dolar menjadi lebih murah bagi pemegang mata uang lain.

Inflasi Amerika Serikat (AS) Juni melambung ke 9,1% year-on-year/yoy lebih panas dibanding bulan sebelumnya 8,8% yoy. Membuat emas dilirik sebagai lindung nilai.

Namun, kenaikan suku bunga menarik investor menjauh dari emas dengan meningkatkan biaya peluang memegang emas batangan yang tidak memberikan imbal hasil.

"Rilis data inflasi mendorong gagasan bahwa Fed kemungkinan besar akan menaikkan suku bunga secara agresif dan mungkin mempertahankannya di sana lebih lama, mendorong penurunan awal emas," kata Bart Melek, kepala strategi komoditas di TD Securities.

Semakin tingginya inflasi AS dianggap akan semakin membuat bank sentral AS menaikkan suku bunga sebesar 100 basis poin (bps) pada pertemuan akhir bulan. Menurut perangkat FedWatch milik CME group, para pelaku pasar melihat probabilitas sebesar 78,6% The Fed akan menaikkan suku bunga sebesar 100 basis poin menjadi 2,52,75%.

Sementara pada pertemuan akhir tahun, pasar melihat suku bunga The Fed bisa mencapai 3,5-3,75%.

TIM RISET CNBC INDONESIA

Affected Trading Instrument

*Risk Disclaimer: The content above represents only the views of the author. It does not represent any views or positions of DCFX and does not mean that DCFX agrees with its statement or description, nor does it constitute any investment advice. For all actions taken by visitors based on information provided by the DCFX, DCFX does not assume any form of liability unless otherwise expressly promised in writing.

Recommend