Harga Emas Hari Ini, Kamis 14 Juli 2022, Inflasi AS Jadi Momok

Bisnis · 14 Jul 2022 549 Views

Bisnis.com, JAKARTA - Harga emas diprediksi menurun pada hari ini di tengah tekanan lonjakan inflasi AS yang membuat The Fed dapat lebih agresif menaikkan suku bunga.

Pada perdagangan Kamis (14/7/2022) pukul 07.50 WIB, harga emas spot turun 0,44 persen atau 7,65 poin menjadi US$1.727,86 per troy ounce. Harga emas Comex kontrak Agustus 2022 terkoreksi 0,45 persen atau 7,8 poin menuju US$1.727,7 per troy ounce.

Monex Investindo Futures menyebutkan koreksi dolar AS yang telah mencatat level tertinggi 20 tahun pasca rilis data Inflasi AS semalam, membantu harga emas naik US$9,45 di hari Rabu, ke level US$1.735,32.

"Peluang trading harga emas berpotensi dijual uji support US$1.722 bila turun ke bawah level US$1.727," papar Monex.

Namun, jika naik ke atas level US$1.740 emas berpeluang dibeli uji resistance US$1.745.

Level Support: 1727 - 1722 - 1717

Level Resistance: 1740 - 1745 - 1750

Data Departemen Tenaga Kerja AS menunjukkan bahwa indeks harga konsumen (CPI) atau inflasi AS naik 9,1 persen pada Juni 2022 dan merupakan lonjakan terbesar sejak 1981.

Tingkat inflasi yang melampaui ekspektasi pasar ini diyakini bakal makin memantapkan langkah The Fed untuk melanjutkan kebijakan agresif menaikkan suku bunga acuan.

Dari dalam negeri, harga emas batangan 24 karat yang dijual di Pegadaian pada hari ini, Kamis (14/7/2022) untuk cetakan UBS maupun Antam tercatat kembali turun jika dibandingkan dengan harga sebelumnya.

Berdasarkan informasi yang ada pada laman resmi Pegadaian, harga emas 24 karat UBS ukuran terkecil yakni 0,5 gram dijual seharga Rp502.000 turun Rp1.000 dari posisi Rabu (13/7/2022).

Sedangkan untuk emas 24 karat cetakan Antam ukuran 0,5 gram hari ini dibanderol seharga Rp552.000 yang sama-sama turun Rp1.000 dari harga sebelumnya.

Lalu untuk emas UBS ukuran 1 gram, Pegadaian menjual seharga Rp940.000, turun Rp1.000 jika dibandingkan dengan harga kemarin. Sedangkan untuk ukuran yang sama emas Antam dijual Rp999.000 turun sebesar Rp2.000.

Affected Trading Instrument

*Risk Disclaimer: The content above represents only the views of the author. It does not represent any views or positions of DCFX and does not mean that DCFX agrees with its statement or description, nor does it constitute any investment advice. For all actions taken by visitors based on information provided by the DCFX, DCFX does not assume any form of liability unless otherwise expressly promised in writing.

Recommend