BoJ Pertahankan Suku Bunga, USD/JPY Kalem

SeputarForex · 21 Jul 2022 145.2K Views

Pada hari Rabu (21/Juli), Bank of Japan mengumumkan kebijakan moneter dengan mempertahankan suku bunga acuan pada level 0.1 persen atau tidak berubah dari periode sebelumnya. Meski suku bunga tidak berubah, BoJ dalam statement terbaru siang ini telah meningkatkan ekspektasi kenaikan inflasi Jepang sembari memperingatkan resiko yang ditimbulkan dapat mempengaruhi perekonomian.

BoJ Pertahankan Suku Bunga pada pertemuan Juli 2022
Dalam proyeksi terbaru, BoJ telah merevisi outlook inflasi konsumen inti (Core CPI) dari 1.9 persen menjadi 2.3 persen tahun ini. Tidak hanya itu saja, BoJ juga menaikkan ekspektasi inflasi inti tahun depan dari 1.1 persen menjadi 1.4 persen. Revisi naik outlook inflasi yang dilakukan BoJ memang cukup beralasan karena lonjakan harga komoditas global terutama harga migas telah mendorong kenaikan biaya produksi dan berimbas pada harga di tingkat konsumen.

Inflasi yang diperkirakan meningkat dalam beberapa bulan kedepan telah memaksa BoJ untuk merevisi turun proyeksi pertumbuhan ekonomi tahun ini dari 2.9 persen menjadi 2.4 persen sembari memperingatkan dampak negatif atas lonjakan inflasi, kendala pasokan dan dampak lanjutan dari pandemi.

Pada briefing seusai pengumuman kebijakan moneter, Gubernur BoJ Haruhiko Kuroda kembali mengatakan tekadnya untuk mempertahankan kebijakan ultra-longgar sampai dorongan inflasi dapat diikuti oleh pertumbuhan upah dan permintaan yang kokoh.

Pengumuman suku bunga BoJ siang ini sejatinya telah sesuai dengan ekspektasi pasar sebelumnya sehingga tidak banyak mempengaruhi pergerakan mata uang Yen melawan dolar AS. Pada saat berita ini diturunkan, pair USD/JPY bergerak pada kisaran 138.26 atau berada tidak jauh dari harga open harian. Secara teknikal, pair ini masih terjebak dalam zona konsolidasi yang sudah terbentuk dalam beberapa hari terakhir.

Kebijakan moneter BoJ bulan ini yang tidak se-hawkish The Fed gagal mendorong greenback melanjutkan penguatan atas Yen. Analis berpendapat hal ini disebabkan oleh kondisi Jenuh Beli USD/JPY dan lagipula pair ini telah menguat sangat impresif dalam kurun waktu sebulan terakhir.

BoJ Pertahankan Suku Bunga, USD/JPY

Affected Trading Instrument

*Risk Disclaimer: The content above represents only the views of the author. It does not represent any views or positions of DCFX and does not mean that DCFX agrees with its statement or description, nor does it constitute any investment advice. For all actions taken by visitors based on information provided by the DCFX, DCFX does not assume any form of liability unless otherwise expressly promised in writing.

Recommend