Pinjol Belum Mau IPO, Begini Kata OJK

Okezone · 11 Dec 2023 3.4K Views
https: img.okezone.com content 2023 12 11 278 2936635 pinjol-belum-mau-ipo-begini-kata-ojk-BaBdvEffg2.pngMinat Pinjol IPO Belum Ada. (Foto: Okezone.com/Freepik)

JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong perusahaan peer-to-peer lending (P2P) atau pinjaman online alias pinjol mencari pendanaan dari berbagai sumber, salah satunya melalui pasar modal dengan melakukan penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO).

Sebelumnya satu perusahaan pinjol, PT Akselerasi Usaha Indonesia atau Akseleran sempat masuk ke dalam daftar tunggu atau pipeline IPO di Bursa Efek Indonesia (BEI). Namun, Akseleran membatalkan rencana IPO-nya.

Terkait perusahaan pinjol lain yang akan mencatatkan sahamnya di BEI, Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan OJK, Agusman menyebut, saat ini belum ada perusahaan pinjol lainnya yang menyampaikan pendaftaran IPO.

“Sampai dengan saat ini belum ada P2P Lending yang melakukan IPO melalui bursa efek,” kata Agusman dalam keterangannya, dikutip Senin (11/12/2023).

Agusman menyampaikan, penguatan permodalan P2P lending dapat dilakukan oleh pemegang saham dan tidak ditutup kemungkinan melalui IPO pada bursa efek, yang dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku.

Perihal kinerja, OJK mencatat outstanding pembiayaan peer-to-peer lending (P2P) atau pinjaman online alias pinjol mencapai Rp58,05 triliun per Oktober 2023. Angka ini tumbuh 17,66% secara tahunan.

“Adapun, tingkat risiko kredit macet secara agregat atau TWP90 dalam kondisi terjaga di posisi 2,89%,” imbuh Agusman.

Sementara itu, pertumbuhan piutang pembiayaan masih di level yang tinggi meskipun termoderasi menjadi sebesar 15,02% secara tahunan pada Oktober 2023 menjadi sebesar Rp463,12 triliun, didukung pembiayaan modal kerja dan investasi yang masing-masing tumbuh sebesar 17,57% dan 13,96%.

Recommend