GBP/USD Mingguan 8 – 12 Agustus 2022: Inflasi & GDP

Vibiznews · 08 Aug 2022 385 Views
Pergerakan naik GBP/USD mengalami kelelahan setelah dua minggu berturut-turut mengalami kenaikan sehingga pada minggu lalu berakhir di teritori negatip. Kenaikan tingkat bunga oleh Bank of England (BoE) yang dovish dan ketakutan yang persisten akan resesi menjadi penyebab utama turunnya Poundsterling pada minggu lalu. Laporan pekerjaan AS bulan Juli yang mengesankan pada hari Jumat minggu lalu memperjelas keraguan dari para pembeli Poundsterling memasuki minggu ini dengan data makro ekonomi inflasi AS yang kritikal dan GDP kuartalan Inggris menanti.

Apa yang Terjadi pada Minggu Lalu?

Memulai minggu perdagangan yang baru pada minggu lalu di 1.2175, GBP/USD mengakhiri minggu lalu turun ke 1.2080 karena menguatnya USD secara signifikan setelah keluarnya laporan NFP AS bulan Juli yang secara mengejutkan naik dua kali lipat dari yang diperkirakan dengan penambahan sebanyak 528.000 pekerjaan. Pada awalnya GBP/USD sempat naik ke 1.2278 dengan USD melanjutkan pelemahannya memulai minggu perdagangan yang baru pada minggu lalu. Namun pada hari Kamis GBP/USD sempat jatuh ke 1.2077 setelah keluar hasil pertemuan kebijakan BoE yang memperkirakan Inggris akan masuk resesi pada akhir tahun ini.

Dicetak ulang dari Vibiznews, semua hak cipta dilindungi oleh penulis aslinya.

Penyunting : Nico
Editor : Amos

Affected Trading Instrument

*Risk Disclaimer: The content above represents only the views of the author. It does not represent any views or positions of DCFX and does not mean that DCFX agrees with its statement or description, nor does it constitute any investment advice. For all actions taken by visitors based on information provided by the DCFX, DCFX does not assume any form of liability unless otherwise expressly promised in writing.

Recommend

Loading...