Harga Laptop dan PC Bakal Semakin Mahal, Ini Penyebabnya!
KONTAN TV · 19 Jul 2022 337 Views
Intel dikabarkan bakal menaikkan harga mayoritas chip yang mereka produksi. Misalnya saja prosesor (CPU), chip WiFi, hingga chip untuk perangkat lainnya. Jika kabar ini benar, hal itu akan membuat harga laptop semakin mahal. Kabar tersebut berdasarkan berbagai laporan yang beredar di internet. Beragam laporan ini diklaim mengutip sumber industri yang mengetahui seluk beluk bisnis Intel.

Menurut laporan artikel yang beredar, Intel akan menerapkan kenaikan harga chip sebesar satu digit hingga dua digit dari 10% ke angka maksimal 20%. Besaran kenaikan kemungkinan ditentukan berdasarkan jenis chip tersebut. Kenaikan harga ini konon sudah diinformasikan Intel kepada para pelanggannya.

Kabarnya, Intel bakal menaikkan harga chip sekitar musim gugur (September-Desember) 2022 mendatang. Berdasarkan rumor yang berkembang, alasan Intel untuk menaikkan harga chip adalah karena biaya produksi dan operasional perusahaan tersebut yang meningkat. Selain itu, harga komponen utama untuk membuat chip yang semakin mahal. Begitu juga angka inflasi dan indeks harga konsumen di AS yang semakin tinggi (9,1% per Juni 2022).

Dua faktor itu konon turut memicu Intel untuk menerapkan kenaikan harga chip. Belum bisa dipastikan apakah rumor ini akurat atau tidak. Apabila rumor ini benar, maka harga perangkat laptop, PC, dan perangkat lainnya yang mengandalkan chip Intel berpotensi akan semakin mahal dari biasanya. Terkait kenaikan harga chip, Taiwan Semiconductor Manufacturing Company (TSMC) juga sebelumnya dikabarkan bakal meningkatkan harga produksi chip di pabrik mereka. Kenaikannya sebesar 6% dan akan diberlakukan pada Januari 2023 mendatang.

Sama seperti Intel, kenaikan ini konon disebabkan oleh biaya operasional TSMC yang meningkat dan harga bahan dasar pembuatan chip yang makin mahal. Hal tersebut dirangkum KompasTekno dari NikkeiAsia, Senin (18/7/2022). Saat ini, pabrik TSMC dimanfaatkan oleh beragam perusahaan chip dunia macam Mediatek hingga Qualcomm. Dengan demikian, jika kabar kenaikan harga produksi yang diterapkan TSMC benar, diprediksi bakal meningkatkan harga smartphone dunia di tahun depan.

Dicetak ulang dari KONTAN TV, semua hak cipta dilindungi oleh penulis aslinya.

Affected Trading Instrument

*Risk Disclaimer: The content above represents only the views of the author. It does not represent any views or positions of DCFX and does not mean that DCFX agrees with its statement or description, nor does it constitute any investment advice. For all actions taken by visitors based on information provided by the DCFX, DCFX does not assume any form of liability unless otherwise expressly promised in writing.

Recommend

Loading...