Plus Minus Floating Spread dalam Trading Forex
DCFX · 17 Jan 4.9K Views
Plus Minus Floating Spread dalam Trading Forex

Perlu diketahui sebelumnya,  Spread sendiri adalah selisih antara harga jual (bid) dan beli (ask) mata uang antara trader dengan broker. Spread memiliki beberapa jenis-enisnya, umumnya yang digunakan oleh Pialang (Broker) yaitu fixed spread dan floating spread.

Floating spread adalah spread yang akan berubah-ubah menyesuaikan dengan kondisi di market. Floating spread ini biasa disebut juga dengan spread yang mengambang karena spread jenis ini mengikuti setiap fluktuasi harga yang sifatnya naik turun. 

Plus Minus Floating Spread

Jenis Floating spread, telah lebih dikenal lebih dulu dan umumnya lebih banyak broker yang menerapkan jenis spread tersebut. Dalam penerapan floating spread, harga yang digunakan bid dan ask lebih mendekati dari harga pasar. Sehingga, memungkinkan besaran spread pada sesi market yang tenang bisa lebih kecil dari fixed spread.

Namun, besaran spreadnya juga bisa melebar di angka yang tidak dapat diperkirakan ketika volatilitas trading mengalami lonjakan, maka spread akan ikut meroket. Berawal dari hal tersebutlah yang mengawali adanya jenis fixed spread.

Salah satu keuntungannya adalah yaitu, ketika nilai  spread yang rendah di saat pasar sedang tenang, maka hal itu merupakan keuntungan tersendiri bagi para trader scalper dengan mengejar profit dari banyaknya jumlah posisi yang terbuka dalam satu hari.


Kelebihannya:
  • Pada umumnya, ketentuan yang ditetapkan oleh broker floating spreadnya lebih kecil dibandingkan dengan jenis fixed spread. Nilai spread biasanya bisa sangat rendah mulai dari 1 atau bahkan 0+ pip.
  • Trading di saat kondisi pasar normal (tidak ada isu/berita penting), maka memungkinkan untuk mendapatkan keuntungan yang lebih besar. Karena, setiap melakukan open posisi akan dikenakan spread yang cukup ketat.
  • Sangat sesuai untuk trading scalping karena spreadnya kecil.

Kekurangannya:

  • Tipe floating spread bisa sangat berpotensi melebar jauh ketika muncul tiba-tiba berita penting yang memiliki sentimen pada pasar. Memang tidak semua isu/berita bisa mempengaruhi pelebaran spread. Namun, terkadang berita sensitif bisa melebarkan spread sampai diatas 20 pip.
  • Ketika menentukan stop loss yang terlalu dekat, maka ada kemungkinan besar akan terkena efek dari spread ini.
  • Harus selalu waspada dan mengantisipasi hasil trading yang timbul karena risiko dari pelebaran spread ini.

Seperti itulah penjelasan mengenai pengertian, kelebihan dan kekurangan dari tipe floating spread. Kesimpulannya, adalah baik dari tipe fixed maupun floating mempunyai kelebihan dan kekurangannya masing-masing, karena setiap trader memiliki gaya trading dan kebutuhan yang berbeda-beda. 

Oleh karena itu dalam menentukan jenis spread disesuaikan dengan kebiasaan dan target trading yang dimiliki. Misalnya, untuk trader dengan gaya scalper bisa memilih tipe floating karena nilainya lebih rendah, sementara untuk trader pengguna hedging bisa memanfaatkan tipe fixed untuk meraih hasil trading yang lebih stabil. 

Jika Anda ingin lebih memahami dunia forex dan ingin belajar trading forex. Anda bisa mempelajari berbagai edukasi trading melalui aplikasi DCFX #TheSuperApp yang bisa diunduh di App Store dan Play Store.

DCFX menyediakan platform all-in-one, dengan memberikan pengalaman trading secara lengkap. Diantaranya yaitu, proses buka akun secara cepat, deposit/withdraw instan, 70+ instrumen global, newsflash, edukasi dan webinar serta analisis teknikal yang andal. Jadi, ayo segera trading bersama DCFX sekarang!


Terima kasih telah membaca artikel ini. Ikuti berbagai berita lainnya terkait investasi dan trading hanya di DCFX. Semakin informatif para pembaca yang membagikan konten ini!

Recommend