WTI Berdampak Penurunan Tajam Akibat Efek Perbankan Eropa

DCFX · 27 Mar 2023 186.6K Views

XAUUSD / GOLD

Analisa Teknikal:

Secara teknikal,  gold masih dalam kenaikan ke atas atau  bullish trend, hanya saja kemarin gold sempat mengalami penunurunan jangka pendek,  karena investor melihat ada minat dan peluang untuk gold akan naik cukup tinggi serta secara teknikal  arah trend masih mendukung untuk  naik  ke atas.  

Potensi untuk Long-term :  Buy  

Potensi  untuk  Short-term :  Sell

Analisa Fundamental:

Futures emas lebih tinggi pada masa dagang Eropa pada Jumat.

Pada Divisi Comex New York Mercantile Exchange, Futures emas untuk penyerahan April diperdagangkan pada USD1,00 per troy ons pada waktu penulisan, meningkat 0,04%.

Instrumen ini sebelumnya diperdagangkan sesi tinggi USD per troy ons. Emas kemungkinan akan mendapat support pada USD1.936,50 dan resistance pada USD2.014,90.

Indeks Dolar AS Berjangka yang memantau kinerja greenback versus keranjang enam mata uang utama lainnya, naik 0,61% dan diperdagangkan pada USD102,83.

Sementara itu di Comex, Perak untuk penyerahan Mei naik 0,32% dan diperdagangkan pada USD23,33 per troy ons sedangkan Tembaga untuk penyerahan Mei jatuh 1,43% dan diperdagangkan pada USD4,06 per pon.


USDJPY

Analisa Teknikal:

Secara teknikal, peluang untuk penurunan USD masih cukup besar karena hilangnya kepercayaan masyarakat terhadap USD.  Sehingga  berdampak kepada penurunan USD  dan juga  pengaruh dari keputusan the FED juga yang menahan suku bung,  di dukung karena area trendline  juga masih mendukung untuk sell  atau peluang jual USD masih cukup tinggi  serta  di bantu dengan bantuan price action  untuk bantuan pergerakan arah harga. 

Potensi untuk Long-term :  Sell

Potensi  untuk  Short-term :  Buy 

Analis Fundamental:

Pair USDJPY pada perdagangan forex sesi Eropa hari Jumat 24 Maret 2023 masih tertekan di kisaran terendah dalam 6 pekan.

Secara teknikal pair yang dibuka sedikit lebih tinggi dari penutupan lemah sebelumnya, meluncur kembali hingga menembus support kuat harian.

Yen Jepang semakin kuat ke posisi tertinggi 6 pekan pada kisaran 130,00 setelah setelah rilis data inflasi inti tahunan Jepang melambat tajam pada bulan Februari.

Tetapi untuk inflasi tanpa biaya energi naik dengan mencapai tertinggi empat dekade.

Sementara itu, yen juga mendapat dukungan setelah Fed menaikkan suku bunga 25bps sesuai ekspektasi tetapi Ketua Fed Powell mengatakan  jeda kenaikan suku bunga dianggap untuk mengatasi krisis perbankan.

Namun secara fundamental yen dibayangi dari risalah  pertemuan  Bank of Japan terakhir yang menunjukkan perlunya mempertahankan kebijakan ultra-longgar.

BOJ menyatakan bahwa akan membutuhkan waktu untuk mencapai target inflasi 2% secara berkelanjutan dan stabil.

Indeks dolar yang menunjukkan kekuatan dolar AS terhadap banyak rival utamanya di pasar uang Eropa konsolidasi di terendah 7 pekan setelah menguat tipis sebelumnya.

Bergerak terbatas di tengah kebijakan the Fed yang melunak dengan kenaikan suku bunga 25 bps namun masih akan tetap lanjut menaikkannya untuk menekan inflasi AS.

EURUSD


Analisa teknikal:

Secara analisa teknikal, Euro berpotensi  untuk  dalam kenaikan  akan tetapi  akan ada kecederungan untuk penurunan jangka  pendek  dan akan ada kelanjutan untuk  bullish trend dalam jangka panjang,  karena arah trend masih dalam keadaan bullish trend, sehingga masih berpotensi terhadap kenaikan perlu di waspadai  juga karena  ketegangan Rusia - Ukrina masih berlangsung serta belum lama aada demo  di Perancis yang bisa berpengaruh terhadap  mata uang EUR yang terus naik.

Potensi untuk Long-term :  Buy

Potensi  untuk  Short-term :  Sell

Analisa Fundamental:

EUR/USD naik ke 1,0833, setelah naik ke level tertinggi tujuh minggu di 1,0931 pada hari Kamis.

Presiden European Central Bank (ECB) Christine Lagarde akan berbicara dalam rapat Dewan Eropa di akhir sesi dan diharapkan akan mengonfirmasi pertempuran melawan inflasi tetap hidup dan tidak akan ada pembicaraan soal pelonggaran kebijakan dalam waktu dekat.

"Kami berpikir 1.1000 [dalam EUR/USD] dapat diuji segera karena bias dolar seharusnya tetap mayoritas bearish dan mata uang Eropa didukung oleh bank sentral yang hawkish dan lingkungan perbankan yang lebih tenang," tambah ING.

Serta ini  membuat EUR cenderung naik  dalam jangka panjang,  disebabkan karena harga di Eropa cenderung naik sehingga berpengaruh terhadap daya beli di dengan menggunakan mata uang EURO.


GBPUSD

Analisa Teknikal:

Secara analisa teknikal, Poundsterling berpotensi  untuk  dalam Penurunan yang cukup serius,  karena  poundsterling  terdapat candle yang mendukung pembalikan besar yang menandakan  pelemahan pound dalam jangka panjang seperti nya akan terjadi, di sebabkan juga karena harga.

Tertinggi terakhir  di harga 1.23402 masih lebih rendah di bandingkan dengan  harga tertinggi sebelumnya  yang masih jauh lebih tinggi  di harga  1.24532

Di dukung dengan  analisa  candlestick yang membantu pembalikan arah harga  .

Potensi untuk Long-term :  Sell

Potensi  untuk  Short-term :  Buy

Analisa Fundamental:

PMI Manufaktur Global/CIPS S&P untuk Inggris turun menjadi 48 pada Maret 2023 dari 49,3. pada Februari, jauh di bawah perkiraan 49,8. Perkiraan awal menunjukkan, pembacaan menunjuk ke delapan bulan berturut-turut penurunan aktivitas pabrik, dengan produksi menurun sekali lagi, dan tertahan oleh buku pesanan yang lemah. Pada saat yang sama, pabrikan memangkas jumlah staf mereka dengan lebih cepat.

Sementara itu, tekanan biaya mereda dan banyak perusahaan mencatat bahwa harga komoditas yang lebih rendah dan penurunan tarif angkutan diteruskan oleh pemasok. Manufaktur terus melaporkan peningkatan kondisi pasokan, dengan waktu pengiriman yang semakin pendek sejak April 2009. Terakhir, ekspektasi bisnis meningkat di tengah harapan pulihnya permintaan pelanggan dan dorongan dari peningkatan kinerja rantai pasokan.


AUDUSD



Analisa Teknikal:

Secara analisa teknikal, Australian Dollar  berpotensi  terhadap penurunan karena Imbal hasil obligasi merosot ke posisi terendah 8 bulan karena spekulasi pasar  suku bunga RBA bisa turun di tengah ekonomi yang melemah di dukung dengan arah trendline  Bearish  serta  candlestick  yang membantu pembalikan arah yang terkonfirmasi  penurunan dan  dukungan dari berita Fundamental juga yang berpotensi untuk penurunan. 

Potensi untuk Long-term :  Sell

Potensi  untuk  Short-term :  Buy

Analisa Fundamental:

Pergerakan aussie dolar dalam pair AUDUSD pada perdagangan forex sesi Eropa hari Jumat 24 Maret 2023 bergerak bearish.

Secara teknikal AUDUSD bergerak volatil beberapa hari terakhir dan hari ini tertekan oleh lemahnya sentimen aset risiko serta anjloknya yield obligasi Australia.

Imbal hasil obligasi merosot ke posisi terendah 8 bulan karena spekulasi pasar  suku bunga RBA bisa turun di tengah ekonomi yang melemah dan tekanan perbankan global.

Sentimen tersebut sejalan dengan  risalah pertemuan Reserve Bank of Australia terakhir yang mempertimbangkan kembali pelonggaran kebijakan pada pertemuan April.

Risalah tersebut juga menunjukkan dewan RBA menganggap bahwa kebijakan moneter telah menjadi restriktif dan prospek ekonomi tidak pasti.

Indeks dolar yang menunjukkan kekuatan dolar AS terhadap banyak rival utamanya di pasar uang Eropa konsolidasi di terendah 7 pekan setelah menguat tipis sebelumnya.

Bergerak terbatas di tengah kebijakan the Fed yang melunak dengan kenaikan suku bunga 25 bps namun masih akan tetap lanjut menaikkannya untuk menekan inflasi AS.


WTI

Analisa Teknikal:

Secara analisa teknikal,  Harga  WTI akan berdampak  penurunan yang cukup dalam dan ini  nampaknya kaan ada kelanjutan untuk  penurunan  WTI, di sebabkan nampaknya terdapat signal  untuk  penguatan USD,  dan  arah trendline juga masih dalam kondisi Bearish berkelanjutan dan Rejection  candle untuk kelanjutan Bulllish dan berbalik arah menjadi  Bearish.

Potensi untuk Long-term :  Sell

Potensi  untuk  Short-term :  Buy

Analisa Fundamental:

Harga minyak dunia turun pada Jumat (24/3/2023), dipicu penguatan nilai tukar dolar Amerika Serikat. Seperti dilansir Reuters, harga minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Mei 2023 turun 70 sen, atau sekitar 1 persen, menjadi US$69,26 per barel di New York Mercantile Exchange.Harga minyak mentah Brent untuk pengiriman Mei 2023 merosot 92 sen, atau sekitar 1,2 persen, menjadi US$74,99 per barel di London ICE Futures Exchange.

Dalam sepekan terakhir, harga minyak WTI dan Brent masing-masing turun 3,8 persen dan 2,8 persen.

Nilai tukar dolar AS menguat dengan indeks dolar AS naik 0,57 persen menjadi 103,12. Penguatan nilai tukar dolar AS membuat komoditas yang diperdagangkan dalam mata uang tersebut, termasuk minyak mentah, menjadi lebih mahal bagi pemilik dana dalam mata uang lain.

Harga minyak dunia juga terpengaruh gejolak yang melanda perbankan di Eropa dengan saham Deutsche Bank dan UBS Group mengalami penurunan tajam.Gejolak tersebut membuat Menteri Keuangan AS Janet Yellen mengadakan pertemuan Financial Stability Oversight Council.

Disclaimer
Investasi Derivatif melibatkan risiko yang signifikan dan dapat mengakibatkan hilangnya modal yang Anda investasikan. Anda dianjurkan untuk membaca dan mempelajari dengan seksama legalitas perusahaan, produk dan aturan perdagangan sebelum memutuskan untuk memasukkan uang Anda ke dalam investasi. Bertanggung jawab dan akuntabel dalam perdagangan Anda.

PERINGATAN RISIKO PADA PERDAGANGAN
Transaksi melalui margin merupakan produk yang menggunakan mekanisme leverage, memiliki resiko yang tinggi dan tidak dapat dipungkiri cocok untuk semua investor. TIDAK ADA JAMINAN KEUNTUNGAN atas investasi Anda dan karena itu berhati-hatilah terhadap mereka yang memberikan jaminan keuntungan dalam perdagangan. Anda disarankan untuk tidak menggunakan dana tersebut jika tidak siap menderita kerugian. Sebelum memutuskan untuk trading, pastikan Anda memahami risiko yang terjadi dan juga mempertimbangkan pengalaman Anda.

Affected Trading Instrument

*Risk Disclaimer: The content above represents only the views of the author. It does not represent any views or positions of DCFX and does not mean that DCFX agrees with its statement or description, nor does it constitute any investment advice. For all actions taken by visitors based on information provided by the DCFX, DCFX does not assume any form of liability unless otherwise expressly promised in writing.

Recommend